• Sabtu, 28 Mei 2022

Indrasari Wisnu Tersangka Korupsi Migor Pernah Jadi Saksi Korupsi Perum Perindo

- Selasa, 19 April 2022 | 17:33 WIB
Tersangka Kasus Korupsi Migor Dirjen Kemendag Indrasari Wisnu. (Foto: Int)
Tersangka Kasus Korupsi Migor Dirjen Kemendag Indrasari Wisnu. (Foto: Int)

BAACA.ID - Indrasari Wisnu Wardhana ternyata adalah pria dibalik inisial IWW yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi migor atau minyak goreng. Wisnu yang merupakan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan ini ternyata pernah menjadi saksi kasus korupsi disalah satu BUMN. Ia diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap impor ikan di Perum Perindo. Pada saat itu dirinya diperiksa untuk tersangka eks Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda. Namun kini Ia telah ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan permufakatan dengan empat perusahaan minyak goreng dalam proses penerbitan persetujuan ekspor. Padahal keempat perusahaan seharusnya ditolak izinnya karena tidak memenuhi syarat untuk melakukan eksportir. Adapun syarat yang tidak terpenuhi yaitu telah mendistribusikan CPO dan RBD palm oil tidak sesuai dengan harga penjualan dalam negeri atau DPO, tidak mendistribusikan CPO dan RBD ke dalam negeri sebagaimana kewajiban di dalam DMO, yaitu 20 persen dari total ekspor. Dilansir dari detikcom, Wisnu ternyata saat ini juga menjabat sebagai Plt Kepala Bappebti bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan, pembinaan dan pengawasan perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas. Adapun kekayaan yang dimilikinya berdasarkan laporan LHKPN terakhirnya pada 19 Maret 2021 lalu yaitu berjumlah Rp4,48 miliar. Sebagian besar harta miliknya berasal dari tanah dan bangunan yang dimilikinya. Baca Juga: Pejabat Kemendag Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Minyak Goreng Sementara itu menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin tindakan korupsi ini menyebabkan kerugian perekonomian negara. Di tengah kelangkaan minyak goreng yang terjadi saat pemberlakuan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng sawit oleh pemerintah. "Perbuatan para tersangka tersebut mengakibatkan timbulnya kerugian perekonomian negara atau mengakibatkan kemahalan serta kelangkaan minyak goreng sehingga terjadi penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan menyulitkan kehidupan rakyat," katanya. Adapun usai penetapan tersangka ini Kejagung langsung melakukan penahanan, keempatnya ditempatkan berbeda. IWW dan MPT masing-masing ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung "Tersangka SMA dan PT akan ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Penahanan mereka terhitung hari ini hingga 8 Mei 2022," jelasnya.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Gery Iskak Ditangkap Lagi Gegara Narkoba

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:45 WIB
X