• Sabtu, 28 Mei 2022

Kemenkumhan RI Beri 139.232 Narapidana Remisi Idul Fitri

- Senin, 2 Mei 2022 | 22:56 WIB
Warga Binaan Laksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta. (Foto: Int)
Warga Binaan Laksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta. (Foto: Int)

BAACA.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumhan) memberikan remisi khusus (RK) I dan II kepada 139.232 narapidana di Idul Fitri tahun ini. Sebanyak 675 orang narapidana (napi) mendapat remisi khusus (RK) II atau langsung bebas. Sedangkan 138.557 narapidana mendapat RK I atau pengurangan sebagian masa pidana. Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti mengatakan remisi ini adalah bentuk penghargaan kepada narapidana yang mengalami perubahan perilaku selama menjalani pidana di lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah tahanan negara (rutan), atau lembaga pembinaan khusus anak (LPKA). "Pemberian Remisi Idul Fitri 1443 H diharapkan dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik," katanya. Menurut Rika program ini adalah bagian dari program perpanjangan asimilasi di rumah bagi narapidana dan anak melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 43 Tahun 2021. Adapun peraturan ini keluar sebagai respons terhadap situasi pandemi COVID-19 yang masih ditetapkan sebagai bencana nonalam nasional. "Dengan dikeluarkannya kebijakan ini diharapkan mengurangi penyebaran COVID-19 di lapas/rutan/LPKA dan sebagai sarana untuk mengurangi 'overcrowded' yang sudah mencapai 106 persen. Kondisi 'overcrowded' berdampak pada kurang optimalnya pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan," jelasnya. Baca Juga: Lebih lanjut, Narapidana diminta untuk terus berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan melanggar tata tertib di lapas/rutan/LPKA. "Hak-hak warga binaan pasti akan terpenuhi sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan," katanya. Untuk diketahui remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam ketentuan perundang-undangan. Besaran pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan meliputi 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari hingga 2 bulan.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Gery Iskak Ditangkap Lagi Gegara Narkoba

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:45 WIB
X