• Sabtu, 28 Mei 2022

Hubungan Korut-Korsel Memburuk, Kim Yo Jong Ancam Serang Soul Pakai Nuklir

- Selasa, 5 April 2022 | 20:01 WIB
Hubungan Korut-Korsel Memburuk, Kim Yo Jong Ancam Serang Soul Pakai Nuklir
Hubungan Korut-Korsel Memburuk, Kim Yo Jong Ancam Serang Soul Pakai Nuklir

BAACA.ID - Hubungan Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) nampaknya mulai memburuk seiring saling ancam yang dikeluarkan petinggi kedua negara. Korea Selatan lewat Menteri Pertahanan (Menhan) Suh Wook pada Jumat (1/4) lalu mengatakan negaranya memiliki berbagai rudal dengan jarak tembak, akurasi dan kekuatan yang ditingkatkan secara signifikan. Ini diklaim mampu untuk menyerang sasaran apa saja yang ada di Korut. "Dengan kemampuan akurat dan cepat mengenai target apa pun di Korea Utara," katanya. Ia juga menuturkan pihaknya aktif mendukung militer untuk memastikan negara memiliki kemampuan untuk merespons ancaman rudal Korea Utara. Bahkan Ia menyebut Korut sebagai "musuh". Pernyataan ini pun direspon keras oleh Korut. Wakil Direktur Departemen Komite Pusat Partai Pekerja Korut Kim Yo Jong mengatakan pernyataan Suh Wook memperburuk hubungan antar keduanya. "Komentar itu telah memperburuk hubungan antar-Korea dan ketegangan militer di semenanjung Korea," katanya. Ia pun memperingatkan bahwa Pyongyang tak akan segan menghancurkan target utama di Seoul jika Korsel melakukan tindakan militer yang mengancam keberadaan Korut. "Jika militer Korsel melanggar bahkan satu inci pun dari wilayah Korut, itu akan menjadi bencana yang sangat mengerikan dan kekuatan tempur nuklir Korea Utara pasti harus melaksanakan tugasnya," katanya Adik Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un ini juga mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan banyak hal untuk menyikapi pernyataan itu. Serta Ia tidak menutup kemungkinan Korsil akan menghadapi ancaman serius karena pernyataan semacam itu. "Ini bukan hanya ancaman. Ini adalah penjelasan rinci tentang reaksi kami terhadap kemungkinan aksi militer sembrono oleh Korea Selatan." tambah Baca Juga: Sebelumnya ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah Korut menguji dua rudal balistik pada 26 Februari dan 4 Maret yang melibatkan sistem ICBM dan dan saat melakukan uji ICBM penuh. Setelah uji coba, pada Jumat (1/4) Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada lima entitas yang dituduh memberikan dukungan untuk pengembangan senjata pemusnah massal dan program rudal balistik Korut. Kim Jong Un sendiri telah memberi pesan ke dunia kalau negaranya akan terus mengembangkan kemampuan alutsista. Ia menegaskan pengembangan rudal akan terus dijalankan dan meminta negara lain berhenti mengecamnya.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

X