• Sabtu, 28 Mei 2022

Sederat Fakta Perang Rusia-Ukraina: Putin Klaim Menang Hingga Bendera Soviet Berkibar

- Jumat, 22 April 2022 | 22:46 WIB
rusia-mempersiapkan-peralatan-perangnya-di-moskow
rusia-mempersiapkan-peralatan-perangnya-di-moskow

BAACA.ID - Sederet fakta baru terus terjadi di perang Rusia-Ukraina. Rusia saat ini sudah memasuki tahap penyerbuan fase kedua dengan memfokuskan diri pada Ukraina Timur. Sehingga daerah Ukraina tengah yang terdapat ibu kota Ukraina Kyiv sudah tidak lagi dimasuki oleh tentara Rusia. Tetapi sejumlah wilayah seperti Ukraina Selatan dan Barat terus digempur oleh tentara Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin yakin akan memenangkan perang di Ukraina. Hal ini disampaikan oleh Kanselir Austria Karl Nehammer saat bertemu langsung dengan Putin. Namun Ia tidak bisa menjelaskan secara rinci klaim kemenangan putin tersebut. Tetapi ditegaskannya, Putin memiliki logika perang sendiri yang yakin akan menang segera mungkin. "Saya mengatakan kepadanya apa yang saya lihat. Saya melihat kejahatan perang. Saya melihat kehilangan besar-besaran tentara Rusia," katanya. Baca Juga: Adapun lebih lengkap berikut daftar fakta-fakta terbaru dari perang Rusia-Ukraina:

1. Bendera Soviet Berkibar di Ukraina

-
Bendera Uni Soviet pada Perang Dunia II (World War II) dikabarkan berkibar di seluruh wilayah yang berhasil diduduki Rusia di Ukraina. Dalam beberapa video yang beredar, tentara Kremlin disebut telah mengibarkan bendera warna merah bergambar palu dan arit di wilayah Kherson dan Kreminna, yang sebelumnya memang telah dikuasai pasukan Rusia. Diketahui Kherson sendiri sudah diduduki Rusia sejak awal Maret. Sedangkan Kreminna dikendalikan separatis yang didukung Rusia pada awal pekan ini. "Bendera juga ditempatkan di atas gedung dewan regional di kota Henichesk yang diduduki Rusia di provinsi Kherson," tulis media CNN International. Hal tersebut diyakini berkaitan dengan perayaan Hari Kemenangan Rusia di Perang Dunia II, 9 Mei nanti. Putin disebut akan mengumumkan kemenangan di Ukraina saat itu. "Pasukan Rusia dalam tekanan untuk mencapai apapun menjelang perayaan Hari Kemerdekaan 9 Mei Rusia," kata dua sumber pejabat Eropa.

2. Putin Umumkan Kemenangan di Mariupol

-
Presiden Vladimir Putin mengumumkan kemenangan di kota Mariupol, Ukraina pada Kamis. Klaim tersebut diumumkan di televisi setempat, dihadiri Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. Mariupol adalah kota di selatan Ukraina. Rusia sudan menggempurnya sejak 24 Februari, di mana Kremlin bisa mengendalikan semua pelabuhan penting dan strategis di kota yang berada di pantai utara Laut Azov tersebut. Putin memuji pasukannya dan menyebut kemenangan itu sebagai "pembebasan" kota. Putin bahkan meminta militer terus mengepung pabrik baja Azovstal tempat pasukan Ukraina, dan sejumlah warga sipil, bertahan. "Agar seekor lalat pun tidak dapat melarikan diri," ujarnya. 3. Zelensky Sebut Ukraina Tak Akan Menyerah
-
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina tidak akan menyerahkan wilayah di bagian timur negaranya untuk mengakhiri perang dengan Rusia. "Inilah mengapa sangat penting bagi kami untuk tidak membiarkan mereka (Rusia)," kata Zelensky dalam wawancara eksklusif. Rusia saat ini menarik mundur sebagian besar pasukannya di Ukraina bagian tengah sejak beberapa pekan lalu. Namun pekan kemarin, tentara Kremlin makin keras menggempur Ukraina bagian Timur, yakni Donbas, yang memang jadi pusat pemberontak pemerintah. "(Menyerahkan Donbass) akan dapat mempengaruhi jalannya seluruh perang," ujarnya. 4. Bukti Baru Kejahatan Perang Rusia
-
Intelijen militer Ukraina merilis penyadapan komunikasi angkatan bersenjata Rusia, Rabu (20/4/2022). Informasi itu diduga berisi perintah untuk membunuh tahanan perang Ukraina di kota Popasna di wilayah timur Luhansk. "Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina menerima intersepsi audio dari percakapan penjajah (Rusia), yang mengacu pada perintah untuk membunuh semua tawanan perang Angkatan Bersenjata Ukraina yang berada di penangkaran di daerah Popasna (Wilayah Luhansk)," tweet intelijen militer Ukraina. Disebutkan bahwa tindakan itu adalah kejahatan perang yang terang-terangan, pelanggaran hukum internasional. Serta contoh mencolok lainnya bahwa militer Rusia adalah pembunuh, pemerkosa, dan penjarah. Sementara itu Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan bahwa pertukaran tahanan telah terjadi antara Ukraina dan Rusia. Di ataranya terdapat korban luka parah. "Hari ini kami memulangkan 19 orang, termasuk 10 militer (termasuk dua perwira) dan sembilan warga sipil," katanya. 5. Jumlah Korban Tewas dan Terluka
-
Mengutip data Dewan HAM PBB (OHCHR) terbaru, setidaknya 1.982 warga sipil tewas dalam perang Rusia dan Ukraina yaitu 2.651 orang terluka. Namun angka ini diyakini masih akan bertambah. Dari total yang terbunuh, 511 adalah pria dan 323 adalah Anita. Sementara 34 adalah anak perempuan dan 56 anak laki-laki. Sementara dari warga luka, sebanyak 313 adalah pria, 53 adalah wanita, dan 56 adalah ana laki-laki. Mereka sebagian besar di wilayah Luhansk, Ukraina Timur. "Ada 72 anak (yang tewas) dan 986 dewasa meski jenis kelaminnya belum diketahui jelas," tulis laporan itu. Para korban tersebut menyebar di wilayah lain seperti Kyiv, Kharkiv, Kherson. Ada pula korban luka ditemukan di Odesa, Sumi, Zaporizhzhia, Dnipropetrovsk dan Zhytomyr. 6. Jumlah Warga Mengungsi
-
Laporan terbaru Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyebutkan lebih dari 7,7 juta orang mengungsi di Ukraina. Sementara menurut laporan Pemindahan Internal Ukraina ke-3, yang diterbitkan Kamis, jumlah pengungsi internal di Ukraina telah meningkat menjadi setidaknya 17,5%, atau lebih dari satu dari enam, populasi Ukraina sebelum perang. Survei terbaru, yang dilakukan antara 11 April dan 17 April, menemukan bahwa setidaknya 60% dari pengungsi internal adalah perempuan. Lebih dari separuh pengungsi melaporkan kekurangan beberapa produk makanan. "Sebanyak 28% keluarga dengan anak di bawah usia lima tahun mengatakan mereka menghadapi kesulitan dalam mendapatkan makanan yang cukup untuk anak-anak mereka," ujar IOM.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

X