Kecewa Sebagai Indikator Lepasnya Harapan Kita Kepada-NYA

- Senin, 6 Maret 2023 | 08:55 WIB

BAACA.ID,-Apa yang terjadi saat kita begitu berharap kepada seseorang, namun ternyata tidak terpenuhi?

Kita kecewa dan rada marah.
Itulah yang terjadi.

Di otak kita ada sebuah neurohormon yang disebut dengan dopamin. Hormon ini memberikan perasaan senang atau kecewa pada diri kita. Tetapi, yang menarik dari cara kerja dopamin adalah ia akan diproduksi dalam jumlah banyak (keadaan ini akan membuat kita merasa senang) bukan karena mendapatkan sesuatu, melainkan saat kita berharap bahwa sebentar lagi kita akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.

Baca Juga: Hotel Mercure Nexa Pettarani Makassar melaksanakan Jum'at Berkah berbagi 150 nasi kotak bersama ojek online

Dopamin bekerja berdasarkan harapan kita akan sesuatu yang kita inginkan. Saat kita menanti apa yang kita harapkan, maka sejumlah besar dopamin akan diproduksi di otak dan membuat kita merasa senang. Seolah-olah dopamin itu mau berkata, “Hore…saya merasa senang karena sebentar lagi apa yang saya inginkan terwujud”. Akan tetapi, walau sebelumnya kita merasa senang (berharap mendapatkan sesuatu yang sesuai pengharapan), saat kita betul-betul mendapatkan apa yang kita nanti itu ternyata tak sesuai apa yang kita bayangkan sebelumnya, maka produksi dopamin berkurang dan kita merasa kecewa.

Kita kecewa karena apa yang muncul tak sesuai harapan yang kita bayangkan sebelumnya.

Baca Juga: Selamat Hari Pendengar Sedunia, Yuk Intip Dampak Cutton Bud yang Dapat Memicu Gangguan Pendengaran

Itulah sebabnya, dalam setiap urusan, sudah semestinya kita senantiasa membuat hati kita berharap kepada-Nya. Sehingga ketika dalam usaha yang kita lakukan dan seolah terhenti pada titik tertentu, kita tidak akan marah dan kecewa. Karena kita tidak pernah menggantungkan harapan kepada diri sendiri atau sesama manusia. Usaha maksimal yang kita lakukan senantiasa kita gantungkan harapan kepada-Nya.

Dan ketika usaha kita memcapai suatu titik yang seolah terhenti, maka kita tetap merasakan harapan kepada-Nya. Kondisi ini tidak akan membuat kita marah dan kecewa. Dopamin kita justru membuat kita tetap tabah dalam menjalani hidup karena harapan itu selalu ada dan selalu hadir pada diri kita, yaitu berharap penuh kepada-Nya.

Ayo Gabung Komunitas Pakar Pemberdayaan Diri Untuk Pemograman Pikiran dan Tubuh dengan klik: https://tribelio.page/syahril-syam***

 

Penulis : Syahril Syam 

#thesecretofattractorfactor
#changelimitingbeliefs #pakarpemberdayaandiri #SelfAwarenessTransformation

Editor: Sasmita Siska Ayu Lestari

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menantikan PILEG

Sabtu, 25 Februari 2023 | 16:42 WIB

Kiat Para Ahli Untuk Hadapi Digitalisasi Ekonomi

Jumat, 16 Desember 2022 | 11:12 WIB

Terpopuler

X