• Sabtu, 28 Mei 2022

Menkopolhukam Minta Mahasiswa Tertib Demo dan Polisi Amankan Tanpa Peluru Tajam

- Minggu, 10 April 2022 | 08:58 WIB
Mahfud-MD-vs-Komnas-HAM-Perihal-Konflik-Wadas-2
Mahfud-MD-vs-Komnas-HAM-Perihal-Konflik-Wadas-2

BAACA.ID - Adanya rencana demontrasi mahasiswa yang akan terjadi pada 11 April mendatang Menko Polhukam Mahfud Md meminta demo dilakukan dengan tertib. Serta meminta aparat yang bertugas mengamankan jalannya aksi tidak memakai kekerasan dan tidak membawa peluru tajam. "Dalam menghadapi rencana unjuk rasa itu, pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan penegak hukum, agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, dan tidak boleh ada kekerasan, tidak membawa peluru tajam, juga jangan sampai terpancing oleh provokasi," ucapnya. Hal ini disampaikan Mahfud dalam rapat koordinasi terbatas mengenai 'Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Dalam Negeri' di kantor Kemenko Polhukam, Sabtu (9/4/2022). Mahmud mengatakan pemerintah menilai adanya unjuk rasa adalah bagian dari demokrasi. Namun Indonesia juga adalah negara nomokrasi atau negara hukum. "Pemerintah mengimbau agar di dalam menyampaikan aspirasi supaya dilakukan dengan tertib, tidak anarkis, dan tidak melanggar hukum. Yang penting, aspirasinya bisa didengar oleh pemerintah dan masyarakat," katanya. Lebih lanjut Ia mengatakan pemerintah saat ini sedang fokus menuntaskan masalah kebutuhan pokok masyarakat, BBM dan lainnya. Dia mengatakan masalah-masalah itu juga dihadapi negara-negara lain di dunia. Baca Juga: Temui Ketua DPD RI, Panglima TNI Jaminkan Prajurit Tidak akan Represif Amankan Demo Untuk diketahui rapat ini dihadiri Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Kepala BIN, Panglima TNI, Kepala Staf Presiden, dan Wakabaintelkam mewakili Kapolri, beserta sejumlah pejabat eselon I Kemenko Polhukam. Sebelumnya, rencana demo 11 April ini disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). BEM SI mengatakan demo bakal digelar karena mereka menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak serius menolak wacana jabatan 3 periode. "Tanggal 11 April 2022, kami akan berunjuk rasa. Itu adalah momen 14 hari setelah waktu kami berikan kepada Presiden untuk menjawab enam tuntutan yang kami berikan, 28 Maret 2022," kata Koordinator Pusat BEM SI Kaharuddin dilansir dari detikcom.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Magau Group Raih Penghargaan Nasional

Sabtu, 23 April 2022 | 21:09 WIB

Cara Mendaftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Jumat, 15 April 2022 | 15:01 WIB
X