• Sabtu, 28 Mei 2022

Menkopolhukam Minta Kepolisian Tindak Tegas Pengeroyok Ade Armando

- Rabu, 13 April 2022 | 13:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. (Foto: Int)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. (Foto: Int)

BAACA.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md minta Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menindak tegas pelaku pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan dosen Universitas Indonesia, Ade Armando. Ini Ia sampaikan langsung kepada Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran. "Saya langsung menghubungi Kapolda, saya katakan polisi di Indonesia itu mampu menangkap orang yang berbuat keji dan pandai menghilangkan jejak," katanya dilansir dari tempo.co. Ia mengaku kaget saat mendengar kabar tersebut dan langsung menghubungi kapolda untuk menanyakan kasus penganiayaan itu. Menurutnya kepolisian saat ini telah memiliki berbagai alat untuk mengetahui pelaku pengeroyokan tersebut. "Orang yang memutilasi orang hanya tersisa satu tangan tapi bisa dicari bisa tertangkap. Semua bisa. Ini harus bisa dicari pelakunya," ujarnya. Baca Juga: Begini Ceritanya Luhut Debat dengan Mahasiswa UI Soal Penundaan Pemilu Mahfud sendiri berkesimpulan bahwa pelaku tindak kekerasan tersebut bukan dari elemen mahasiswa. Ia menduga pelaku berasal dari elemen liar yang datang ke lokasi aksi. “Saya minta ke Kapolda, agar pelakunya dicari dan ditindak tegas, jangan pandang bulu dari kelompok apapun, afiliasi manapun, harus ditindak tegas dan diumumkan di publik bahwa anda mampu melakukan, dan barusan kan diberitakan sudah ada beberapa orang yang diduga pelakunya sudah ditangkap," katanya. Seperti diketahui Ade Armando menjadi korban kekerasan sejumlah orang di depan Gedung DPR RI pada Senin, 11 April 2022. Saat kejadian, Ade sedang berada di lokasi demo untuk memberi dukungan terhadap mahasiswa yang sedang menggelar demo di depan Gedung DPR RI menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Tetapi sekelompok orang yang tidak diketahui identitasnya tiba-tiba melakukan pengeroyokan terhadap Ade. Akibatnya, dirinya akhirnya dilarikan ke UGD rumah sakit. Baca Juga:  Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut. Dua tersangka sudah ditangkap, sedangkan empat lainnya masih diburu. "Hasil penyelidikan dari ini kita rumuskan bersama dan tetapkan enam tersangka dengan korban Ade Armando. Dua tersangka baru saja berhasil diamankan di Jonggol dan Bekasi," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4). Tersangka yang ditangkap bukanlah mahasiswa melainkan warga biasa. Keduanya memiliki nama Muhammad Bagja dan Komar. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda yaitu di daerah Jakarta dan Bogor. Namun hingga saat ini belu diketahui motif yang menyebabkan penganiayaan ini terjadi. Kepolisian pun nggan berspekulasi, mereka masih akan mendalami tiap keterangan dua orang yang telah diamankan hari ini. "Apa motifnya? Belum bisa dijawab karena yang bersangkutan masih diamankan dan masih dalam pendalaman motivasinya apa," tutur Tubagus Ade.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Magau Group Raih Penghargaan Nasional

Sabtu, 23 April 2022 | 21:09 WIB

Cara Mendaftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Jumat, 15 April 2022 | 15:01 WIB
X