• Sabtu, 28 Mei 2022

Harga Pertalite, LPG, Hingga Listrik Bakal Naik Demi Tekan Beban APBN

- Rabu, 13 April 2022 | 22:21 WIB
raker-menteri-esdm_169
raker-menteri-esdm_169

BAACA.ID - Pemerintah berencana akan menaikkan harga tarif listrik, solar, LPG, dan pertalite dalam waktu dekat nanti. Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam Rapat Dengar Pendapatan (RDP) dengan Komisi VII DPR RI pada Rabu (13/4/2022). Rencana kenaikan beberapa komoditas energi ini adalah stategi pemerintah untuk mengatasi masalah kenaikan harga minyak dunia dan solusi mengurangi beban APBN yang terjadi. Akan ada langkah-langkah panjang maupun pendek yang ditempuh untuk menerapkan kenaikan komoditas tersebut.

Tariff Adjustment Penyebab Tarif Listrik Naik

Tariff adjustment listrik adalah mekanisme mengubah dan menetapkan naik atau turunnya tarif listrik mengikuti perubahan empat parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan. Saat diterapkannya mekanisme ini pemerintah harus mengeluarkan subsidi atau kompensasi yang besar bila tidak melakukan penaikan tarif listrik. Namun bila tarif dinaikkan maka dapat menghemat kompensasi listrik sebesar Rp7 - Rp 16 triliun. “Kita lakukan penyesuaian atau pengurangan penggunaan BBM dan tekanan APBN di sektor ketenagalistrikan. Dalam jangka pendek, rencana penerapan tariff adjustment tahun 2022. Ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi sebesar Rp 7 – 16 triliun,” ujarnya Maka dari pihaknya juga akan melakukan efisiensi biaya pokok penyediaan listrik dan strategi energi primer PLN, serta optimalisasi pembangkit dengan bahan bakar sumber domestik (PLTU dan PLT EBT). Untuk jangka menengah dan panjang akan diberikan subsidi langsung pelanggan lewat pemadanan dan pemilahan data pelanggan penerima manfaat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS). Baca Juga:

Harga Minyak Dunia Naik BBM dan LPG pun Ikut Naik

Selain itu Arifin juga memberikan sinyal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan elpiji 3 kg sebagai strategi menyusul lonjakan harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga elpiji sendiri bakal diterapkan melalui perubahan formula elpiji 3 kg. Lalu akan dilakukan uji coba penjualan dengan aplikasi MyPertamina untuk 34 kabupaten/kota pada 2022. "Untuk menjaga ketersediaan elpiji dan mengurangi impor, dalam jangka pendek akan dilakukan peningkatan pendistribusian elpiji 3 kg tepat sasaran, bekerja sama dengan pemda dan aparat penegak hukum (APH)," katanya. Sedangkan kenaikan harga BBM subsidi direncanakan pemerintah sebagai solusi untuk jangka menengah dan panjang. Namun pihaknya meminta kenaikan ini diimbangi dengan ditambahnya kuota BBM. “Dalam jangka menengah dan panjang kita akan melakukan pengamanan dengan peningkatan cadangan operasional menjadi 30 hari dan manajemen stok secara jangka panjang, optimalisasi campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) dalam solar, penyesuaian harga Pertalite, Minyak, Solar, dan mempercepat bahan bakar pengganti,” ungkapnya.

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman

Pemerintah pun menurutnya akan terus memastikan stok selama Ramadan dan Lebaran tersedia bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan lewat pengawasan dan penindakan bagi penyalahgunaan BBM. "Kami lakukan pengawasan dan penindakan penyalahgunaan BBM serta memaksimalkan fungsi digitalisasi SPBU," tegasnya.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Magau Group Raih Penghargaan Nasional

Sabtu, 23 April 2022 | 21:09 WIB

Cara Mendaftar Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Jumat, 15 April 2022 | 15:01 WIB
X