• Minggu, 29 Januari 2023

Wow, Mahasiswa UPER Kembangkan Skrining Diabetes Dengan AI

- Jumat, 20 Januari 2023 | 11:01 WIB
Dokumentasi: Foto bersama para pemenang dan juri dalam Final Presentasi IARC Hackathon 2023 pada Sabtu, 14 Januari 2023 di Universitas Gunadarma, Kampus K Karawaci
Dokumentasi: Foto bersama para pemenang dan juri dalam Final Presentasi IARC Hackathon 2023 pada Sabtu, 14 Januari 2023 di Universitas Gunadarma, Kampus K Karawaci

Pada tahun 2021, International Diabetes Federation (IDF) mencatat terdapat 537 juta orang dewasa usia 20 sampai 79 tahun di dunia menderita penyakit diabetes. Indonesia sendiri berstatus waspada, menduduki posisi kelima jumlah pengidap diabetes terbanyak di dunia. Pada tahun 2021, jumlah penderita diabetes di Indonesia naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya hingga mencapai 19,47 juta.

Celakanya, data WHO menyebut setengah penderita tak menyadari mereka telah mengidap diabetes. Alhasil penyakit gula ini menjadi penyebab 236 ribu kematian di Indonesia sepanjang 2021.

Baca Juga: Kepengurusan Berakhir, DPP KNPI Tunjuk Andi Surahman Batara Plt Ketua KNPI Sulsel

Guna memudahkan masyarakat memeriksa diabetes, Fadhlan Adha, Sukri Alfian dan Ahmad Fauzi, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Universitas Pertamina, mengembangkan platform purwarupa berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama “DIA-BEAT: Smart Eye Screening for Diabetic Retinopathy Detection.” Platform berbasis web-app tersebut digunakan untuk mendeteksi dini diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 diakibatkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin. Umumnya diabetes tipe 1 yang sudah komplikasi akan turut mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah di bagian mata.

Baca Juga: Ninik Rahayu Resmi Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers 2022-2025

Pemeriksaan awal pada penderita diabetes tipe 1 dilakukan melalui tes pengambilan darah di laboratorium, serta pemeriksaan retina dan saraf mata. Namun inovasi Fadhlan Adha dkk, membuat skrining cukup melalui pemeriksaan mata yang bisa dilakukan sendiri. Mudah, dengan hasil pemeriksaan yang cepat dan akurat.

“Melalui platform DIA-BEAT, masyarakat bisa melakukan skrining mata normal atau bergejala diabetes. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi DIA-BEAT, mengunggah gambar mata, dan melakukan skrining mata. Jika ditemukan bintik putih, pembuluh darah yang tidak beraturan, atau bercak darah pada area mata, maka hal tersebut terindikasi diabetes," jelas Fadhlan.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Gelar Kajian Islam Memberantas Korupsi dan Suap Hadirkan Ustadz Erwandi Tarmizi Anwar

Halaman:

Editor: Sasmita Siska Ayu Lestari

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Jurus Mahasiswi Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah

Sabtu, 26 November 2022 | 10:53 WIB

Jadi Maba Bikin Gegar Budaya? Ini Solusinya

Senin, 26 September 2022 | 10:28 WIB
X