• Rabu, 10 Agustus 2022

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Setuju Presiden Berasal dari Luar Jawa

- Senin, 25 April 2022 | 09:39 WIB
Presiden ketiga BJ Habibie
Presiden ketiga BJ Habibie

BAACA.ID - Lembaga penelitian kebijakan dan opini publik, Populi Center, merilis hasil survei mengenai ketertarikan masyarakat terhadap presiden yang berasal dari luar Jawa. Survei tersebut menunjukkan mayoritas setuju dengan ide bahwa Presiden Indonesia berasal dari luar suku Jawa. Peneliti sekaligus Deputi Direktur Eksekutif Populi Center, Rafif Pamenang Imawan mengatakan angka setuju survei di atas 60 persen. Sementara angka yang kurang setuju hanya sebesar 14,6 persen dan tidak setuju sebesar 11 persen. “Ketika masyarakat ditanya apakah setuju atau tidak setuju apabila suku yang berasal dari luar Jawa menjadi Presiden Indonesia, masyarakat menjawab setuju sebesar 68,4 persen (sangat setuju sebesar 6,2 persen, setuju sebesar 62,2 persen),” katanya dalam diskusi virtual pada Ahad, 24 April 2022. Adapun waktu pelaksanaan survei yaitu pada 21-29 Maret 2022 dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di Indonesia. Pemilihan responden dilakukan dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Serta pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka muka secara langsung. Populi mengklaim margin of error survei ini kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Baca Juga: Sementara itu, Anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Melki Laka Lena, yang ikut dalam diskusi mengatakan bahwa hasil survei itu menunjukkan kematangan dalam demokrasi penduduk yang semakin baik. Sehingga informasi tersebut layak untuk didengarkan oleh berbagai pihak. “Ada 68 persen yang mengatakan tidak memilih berdasarkan asal dari suku mana, ini menunjukkan bahwa pubik sudah betul-betul tidak lagi berada pada persepsi ataupun perilakukan atau perspektif politik lama,” ujarnya dikutip dari tempo. Sejara politik Indonesia pernah mencatat presiden yang bukan berasal dari suku Jawa. Presiden tersebut adalah BJ Habibie yang menggantikan Presiden Soeharto saat lengser dari posisinya dalam reformasi 1998. Sebelumnya dalam rilis survei ini, Populi juga memaparkan data perihal popularitas para tokoh yang potensial untuk maju pada Pilpres 2024. Nama-nama seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan serta Sandiaga Uno masih mendominasi. Tak hanya itu mereka juga menguji suara publik soal wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Hasilnya, mayoritas masyarakat menolak kedua isu tersebut. Namun demikian, persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Jokowi masih cukup positif.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

X