• Jumat, 30 September 2022

Tanggulangi Banjir, Pemkot Makassar-BBWS Pompengan Jeneberang Sepakat Keruk Sungai Biring Jenne

- Sabtu, 13 Maret 2021 | 18:43 WIB
DP-BBWS
DP-BBWS

Baaca.id, MAKASSAR — Sejumlah titik di Makassar, terutama di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya kerap jadi langganan banjir. Terlebih saat hujan deras mengguyur. Banjir yang terkadang setinggi pinggang orang dewasa, bahkan lebih itu tentu selalu menimbulkan keresahan masyarakat. Upaya penanganan banjir itu tengah direncanakan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Bersama dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid merembukkan solusinya. Ternyata, apa yang sudah menjadi konsep serta solusi yang dibuat oleh Danny sama persis dengan apa yang diusulkan pihak Balai pompengan Je’neberang. “Baru saja koordinasi dengan balai pompengan kami mengklarifikasi dan mengkonfirmasi kesamaan pandangan soal banjir. Pertama kita sepakat ada dua titik banjir yang kronis yakni di Paccerakkang dan Antang. Di Paccerakkang itu disebabkan dangkalnya Sungai Biring Jenne yang biasa juga disebut dengan Sungai Bangkala,” beber Danny, Sabtu (13/3/2021). Untuk langkah awal, Pemkot Makassar akan melakukan pengerukan menggunakan alat berat pada sungai Biring Jenne. Tentu di bawah pengawasan BBWS Pompengan-Jeneberang. Disebutkan pula, akan membuat tim penanggulangan banjir yang tersusun dari kedua pihak serta melibatkan pihak Pemprov Sulsel. Terkhusus di Kodam III dan sekitarnya akan dibuat Kolam regulasi sebesar 50 Ha. Lokasinya di Kabupaten Maros. “Kami sudah sepakat. Langkah awal paling cepat memperdalam dan tetap koordinasi balai (BBWS Pompengan Jeneberang). Setidaknya ada usaha-usaha yang nyata untuk rakyat. Sementara. Untuk penanggulangan banjir di Antang itu kami akan membuat kanal. Tapi langkah awal juga kita mau buat garis air, koordinasi camat dan perumahan-perumahan di sekitarnya,” sebut Danny. Terkait, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid mengatakan pihaknya akan segera kelapangan untuk mengecek kesiapan dan hal-hal yang dibutuhkan. “Jadi ternyata, program kita sejalan dengan program pak Wali. Kita sudah ada peta dan solusinya kita akan kelapangan untuk mengeksekusi. Nanti kita segera membuat kolam regulasi jambua namanya itu luasnya 50 Ha,” akunya. Untuk eksekusinya sendiri, pihaknya akan menetapkan pengerjaan jangka pendek dulu. Sambil mendetailkan dan menyusun jadwal pengerjaan jangka panjang. (efrat).

Editor: Administrator

Terkini

Ini Deretan Harga iPhone 11 Hingga 13 Pro Tahun 2022

Jumat, 30 September 2022 | 01:10 WIB

4 Tips dan Trik Poles Body Mobil

Jumat, 30 September 2022 | 01:10 WIB

Mengenal Eksotisme Pantai Marina Bantaeng

Jumat, 30 September 2022 | 01:08 WIB

Begini Cara Cek NIP CPNS Terbaru

Jumat, 30 September 2022 | 00:58 WIB

Mengenal Lebih Dekat dengan Pulau Barrang Lompo Makassar

Jumat, 30 September 2022 | 00:56 WIB

Unik, Begini Cara Membuat Karpet Eceng Gondok

Jumat, 30 September 2022 | 00:41 WIB

Cacat, Ini Resep Coto Makassar Asli Bugis

Jumat, 30 September 2022 | 00:38 WIB

Ini Pilihan Jurusan di UNM yang Ramai Peminat

Kamis, 29 September 2022 | 20:14 WIB

Ini Keuntungan dan Cara Membuat Akun BPJSTKU

Kamis, 29 September 2022 | 19:34 WIB

2 Cara Cek Pajak Kendaraan Agar Tidak Terlambat

Kamis, 29 September 2022 | 19:31 WIB

Cara Membuat Kartu Kuning AK1 untuk Pencari Kerja

Kamis, 29 September 2022 | 19:27 WIB
X