• Sabtu, 28 Mei 2022

Aturan Baru Seleksi TNI Hapus Tes Renang dan Akademik, Bolehkan Keturunan PKI Daftar

- Kamis, 31 Maret 2022 | 11:55 WIB
Aturan Baru TNI Hapus Tes Renang dan Akademik, Bolehkan Keturunan PKI Daftar
Aturan Baru TNI Hapus Tes Renang dan Akademik, Bolehkan Keturunan PKI Daftar

BAACA.ID - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menghapus sejumlah aturan terkait penerimaan calon prajurit#TNI. Hal ini disampaikan oleh Panglima#TNI Jenderal Andika Perkasa dalam rapat penerimaan prajurit#TNI (Taruna Akademi#TNI, Perwira Prajurit Karier#TNI, Bintara Prajurit Karier#TNI dan Tamtama Prajurit Karier#TNI) tahun anggaran 2022 di YouTube Jenderal#TNI Andika Perkasa. Rabu (30/3). Andika menghapus tes renang, akademik, sampai membolehkan anak keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) ikut seleksi#TNI. Tes renang sendiri dihapus bagi calon prajurit dengan alasan pasti ada calon yang belum pernah berenang sehingga tidak tahu berenang. "Itu (tes renang) tidak usah lagi. Karena renang kenapa? Jadi nomor 3 tidak usah karena kita nggak fair, ada orang tempat tinggalnya jauh dan nggak pernah renang. Nanti nggak fair, sudahlah," katanya. Selain itu Ia juga menghapus tes akademik dalam proses rekrutmen. Ia menyebut penilaian akademik calon prajurit bisa dilihat dari nilai ijazah SMA-nya. Sehingga tidak perlu tes akademik karena sudah melewati ujian nasional yang sudah lebih akurat lagi. "Menurut saya, akademik ini, tes akademik ini sudah tinggal ambil saja IPK terus transkrip, karena bagi saya yang lebih penting, yaitu tadi ijazahnya saja, ijazah SMA, itu (nilai) akademik," lanjutnya. Lebih lanjut Mantan KSAD ini meminta agar keturunan PKI dibolehkan ikut seleksi calon prajurit#TNI. Hal ini disebabkan harus ada dasar hukum kuat apabila ingin melarang keturunan PKI bergabung dengan#TNI. "Keturunan (PKI dilarang ikut seleksi penerimaan prajurit) ini apa dasar yang melarang dia? Jadi jangan kita mengada-ada. Saya orang yang patuh peraturan perundangan. Kalau kita melarang, pastikan kita punya dasar hukum," tuturnya. Terakhir dirinya meminta jajarannya segera mengimplementasikan kebijakan baru ini. Ia menegaskan anak buahnya untuk segera merevisi peraturan sesuai dengan hasil rapat. "Jadi yang saya suruh perbaiki, perbaiki, tidak usah ada paparan lagi karena sangat sedikit. Tapi setelah diperbaiki, itu yang berlaku," katanya.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Mudah! Ini Cara-Cara Dapat Uang dari Youtube

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:56 WIB
X