• Sabtu, 28 Mei 2022

Berikut Sebaran Kuota Haji Indonesia 2022 Per Provinsi

- Rabu, 27 April 2022 | 16:31 WIB
Jamaah haji sebelum masa pendemi Covid-19. (Foto: Okezone)
Jamaah haji sebelum masa pendemi Covid-19. (Foto: Okezone)

BAACA.ID - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas resmi menetapkan jumlah kuota haji Indonesia 2022 . Aturan ini diputuskan lewat Keputusan#Menag (KMA) Nomor 405 Tahun 2022. Tahun ini kuota haji reguler terdiri atas 92.246 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 114 kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 465 kuota petugas haji daerah. Sedangkan untuk kuota haji khusus, terdiri atas 6.664 kuota jemaah haji khusus tahun 1443 H/2022 M dan 562 kuota petugas haji khusus. “Baik haji reguler maupun haji khusus, kuota 1443 H/2022 M diperuntukkan bagi jemaah yang telah melunasi biaya Perjalanan Ibadah Haji 1441 H/2020 M, dan berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022 sesuai dengan urutan nomor porsi,” jelas Yaqut. Baca Juga: Adapun daftar kuota haji reguler per provinsi tahun 1443 H/ 2022 M sebagai berikut: Sumatra 1. Aceh: 1.999 2. Sumatra Utara: 3.802 3. Sumatra Barat: 2.106 4. Riau: 2.304 5. Kepulauan Riau: 589 6. Jambi: 1.328 7. Sumatra Selatan: 3.201 8. Kepulauan Bangka Belitung: 486 9. Bengkulu: 747 10. Lampung: 3.219 Jawa-Bali 11. DKI Jakarta: 3.619 12. Banten: 4.319 13. Jawa Barat: 17.679 14. Jawa Tengah: 13.868 15. Daerah Istimewa Yogyakarta: 1.437 16. Jawa Timur: 16.048 17. Bali: 319 Nusa Tenggara 18. Nusa Tenggara Barat: 2.054 19. Nusa Tenggara Timur: 305 Kalimantan 20. Kalimantan Barat: 1.150 21. Kalimantan Tengah: 736 22. Kalimantan Selatan: 1.743 23. Kalimantan Timur: 1.181 24. Kalimantan Utara: 190 Sulawesi 25. Sulawesi Utara: 326 26. Gorontalo: 447 27. Sulawesi Tengah: 910 28. Sulawesi Barat: 663 29. Sulawesi Selatan: 3.320 30. Sulawesi Tenggara: 922 Maluku-Papua 31. Maluku: 496 32. Maluku Utara: 491 33. Papua Barat: 330 34. Papua: 491 Lebih lanjut Yaqut juga mengatakan jemaah haji yang sudah melunasi biaya haji namun tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun ini. Selanjutnya akan diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan tahun depan. “Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia,” jelasnya.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Mudah! Ini Cara-Cara Dapat Uang dari Youtube

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:56 WIB
X