• Sabtu, 28 Mei 2022

Mantan Staf Dokter Terawan Dirikan PDSI, Organisasi Dokter Saingan IDI

- Rabu, 27 April 2022 | 21:08 WIB
Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) resmi dideklarasikan pada hari ini, Rabu (27/4/2022). (Foto: Int)
Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) resmi dideklarasikan pada hari ini, Rabu (27/4/2022). (Foto: Int)

BAACA.ID - Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto, mantan staf khusus Dokter Terawan Agus Putranto saat masih menjabat Menkes, mendeklarasikan berdirinya PDSI atau Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia. Organisasi profesi kedokteran ini telah diakui pemerintah lewat Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022). Ia mengatakan pendirian PDSI sudah mengantongi SK Kemenkumham dengan nomor AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia. PDSI memiliki visi menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. "Berdirinya perkumpulan ini adalah dalam memenuhi hak Warga Negara Indonesia dalam berserikat dan berkumpul yang dijamin Pasal 28 UUD 1945 selaku konstitusi tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hak kami ini telah dijawantahkan dalam SK Kemenkumham tersebut di atas," katanya. Kehadiran PDSI ini membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kini tidak ada lagi wadah tunggal organisasi profesi dokter. Selama ini, IDI dikenal sebagai rumah besar dan tunggal para dokter di Indonesia. Baca Juga: Adapun misi yang diusung yaitu mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi yang profesional, meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota, dan mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia. "Kami juga rakyat Indonesia, maka PDSI adalah dari, oleh, dan untuk rakyat," jelasnya. Kedepan PDSI akan menjadi organisasi profesi yang menjunjung tinggi kewenangan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai wakil negara dalam mengurus sertifikasi, pendidikan dokter berkelanjutan, serta hal-hal terkait pendidikan. Menurut Jajang sudah saatnya asosiasi medis hanya fokus pada perlindungan hukum dan kesejahteraan, seperto lazimnya asosiasi medis di negara maju lainnya. "Sudah saatnya asosiasi medis bekerja secara proporsional dengan kerjasama bersama pemerintah dan masyarakat," ujarnya. Lebih lanjut Ia juga berjanji PDSI akan mendukung penuh kebijakan dari Kementerian Kesehatan RI yang saat ini dipimpin oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Mudah! Ini Cara-Cara Dapat Uang dari Youtube

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:56 WIB
X