• Sabtu, 28 Mei 2022

Tren Ketenagakerjaan Sulsel Membaik, Jumlah Penduduk Bekerja Naik 151 Ribu dan Pengangguran Turun 0,04%

- Rabu, 11 Mei 2022 | 14:50 WIB
ilustrasi pekerja dan tunakarya (sumber : int)
ilustrasi pekerja dan tunakarya (sumber : int)

BAACA.ID, MAKASSAR-- Kondisi ketenagakerjaan Sulawesi Selatan (Sulsel) memperlihatkan tren perbaikan, seiring dengan pemulihan ekonomi yang berjalan. Hal itu telihat dari berita resmi statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel menujukkan, pada Februari 2022 Penduduk di Sulsel yang bekerja sebanyak 4.328.117 orang, atau mengalami kenaikan sebanyak 151.317 orang dari Februari 2021 Kepala BPS Sulsel, Suntono, mengatakan, bahwa untuk jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 sebanyak 4.592.327 orang, naik 158.613 orang dibanding Februari 2021. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,49%. "Untuk persentase setengah pengangguran turun 1,14% poin, sementara persentase pekerja paruh waktu turun sebesar 2,82% poin dibandingkan Februari 2021. „ “Tingkat#Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 5,75 persen, turun sebesar 0,04 persen poin dibandingkan dengan Februari 2021,” sebutnya. Suntono mengaku, ditengah pandemi, penduduk bekerja yang terdampak Covid-19 semakin menurun. Terdapat 292.284 orang (4,19 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (23.909 orang), bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (18.059 orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (10.037 orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (240.279 orang). “Penduduk bekerja yang terdampak Covid-19 mengalami penurunan 224 ribu lebih orang. Pengangguran karena Covid-19 juga mengalami penurunan hingga 10 ribu lebih orang,” ungkapnya. Tren perbaikan ketenagakerjaan itu tidak lepas dari peran serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. “Alhamdulillah, kalau kita lihat laporan ini hal yang bagus. Menjadi indikator baik dan semakin membaiknya perekonomian kita di Pandemi Covid-19. Ini memberikan gambaran, usaha pemulihan ekonomi yang kita lakukan berdampak positif,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, bahwa Sulsel sebagai daerah agraris, sehingga jika ada yang terdampak pandemi, masyarakat banyak yang memilih ke daerah untuk mencari mata pencaharian yang sudah menjadi bagian keluarga, seperti pertanian. “Pemerintah Provinsi Sulsel juga telah melakukan langkah-langkah, kita mau para pencari kerja itu dilatih dalam hal untuk mengetahui bagaimana mereka bisa mencari pekerjaan dengan keterampilan-keterampilan tertentu. Itu dilakukan pada berbagai sektor baik tenaga kerja maupun instansi terkait penyediaan tenaga kerja,” tuturnya. Faktor lain terjadinya penurunan persentase TPT, kata dia, “kita cukup berhasil dalam upaya menghidupkan UMKM, masyarakat ekonomi kecil dan menengah dari Dinas Koperasi yang melakukan langkah-langkah terhadap apa yang sudah dimiliki oleh usaha-usaha kecil itu dapat berkembang. Itu juga memberikan pengaruh dalam penurunan angka pengangguran kita,” jelasnya.

Editor: Efrat Syafaat

Tags

Terkini

Mudah! Ini Cara-Cara Dapat Uang dari Youtube

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:56 WIB
X