• Sabtu, 28 Mei 2022

Korut Berlakukan Darurat Nasional Usai Umumkan Kasus Covid-19 Pertama

- Jumat, 13 Mei 2022 | 13:11 WIB
Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un. (Foto: Int)
Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un. (Foto: Int)

BAACA.ID - Pemimpin Korea Utara atau Korut Kim Jong Un menyatakan situasi darurat nasional usai mengonfirmasi kasus Covid-19 pertama negaranya. Pemerintah menyebut pemberlakuan situasi darurat ini untuk menghilangkan virus tersebut. Dilansir dari NDTV, Kamis (12/5), Kim sudah menyerukan kontrol perbatasan yang lebih ketat dan tindakan penguncian atau lockdown. Ia mencegah penyebaran virus ini dengan memblokir secara menyeluruh wilayah di semua kota dan kabupaten di seluruh negeri. “Semua kegiatan bisnis dan produksi akan diatur sehingga setiap unit kerja terisolasi untuk mencegah penyebaran penyakit,” katanya. Situs spesialis yang berbasis di Seoul, NK News, melaporkan bahwa wilayah Pyongyang telah dikunci selama dua hari. Beberapa sumber lain juga telah mendengar laporan tentang pembelian panik atau panic buying karena ketidakpastian kapan penguncian akan berakhir. Korea Utara selama ini membanggakan kemampuannya untuk mencegah virus. Baca Juga: Lebih lanjut ini merupakan pengumumkan mengejutkan karena negara semenanjung Korea ini sebelumnya tidak pernah mengakui kasus Covid-19. Kantor berita resmi Korea melaporkan sampel yang diambil dari pasien yang sakit demam di ibu kota konsisten dengan varian Omicron yang sangat menular. “Saat ini masuk dalam darurat nasional yang parah. Dan bersumpah menghilangkan virus tersebut,” kata kantor berita tersebut. Sementara itu, para ahli percaya Korea Utara belum memvaksinasi salah satu dari 25 juta penduduknya, setelah menolak tawaran vaksinasi dari Organisasi Kesehatan Dunia, serta Tiongkok dan Rusia. Korea Utara dikelilingi oleh negara-negara yang telah dan masih berjuang untuk mengendalikan wabah Omicron. Korea Selatan, yang memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi, baru-baru ini melonggarkan hampir semua pembatasan Covid-19, dengan kasus turun tajam setelah lonjakan berbahan bakar Omicron pada bulan Maret. Lalu Tiongkok, satu-satunya ekonomi utama dunia yang masih mempertahankan kebijakan nol-Covid, sedang berjuang melawan berbagai wabah Omicron. Kota-kota besar Tiongkok, termasuk ibu kota keuangan Shanghai, telah dikunci ketat selama berminggu-minggu.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

Mudah! Ini Cara-Cara Dapat Uang dari Youtube

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:56 WIB
X