• Rabu, 10 Agustus 2022

Sejumlah Negara Laporkan Adanya Penyebaran Penyakit Cacar Monyet

- Jumat, 20 Mei 2022 | 15:53 WIB
cacar-monyet-ilustrasi-5cd904c4e5b50
cacar-monyet-ilustrasi-5cd904c4e5b50

BAACA.ID - Sejumlah negara melaporkan adanya lonjakan kasus dugaan cacar monyet yang terjadi di Inggris, Portugal, dan Spanyol. Wabah ini meningkatkan kewaspadaan disebabkan penyakit ini kebanyakan terjadi di Afrika barat dan tengah, dan hanya kadang-kadang menyebar di tempat lain. Pada 13 Mei 2022, Inggris melaporkan ke WHO jika ada dua kasus yang terjadi di Inggris. Kemudian terus bertambah menjadi empat kasus lagi setelah adanya tes laboratorium. Melansir dari WHO, Jumat (20/5/22), cacar monyet yang terjadi di Inggris ini belum jelas infeksinya dari mana. Selain itu Amerika Serikat juga telah mengonfirmasi kasus cacar monyet pada Rabu (18/5/2022), kasus virus langka pertama yang teridentifikasi di negara tersebut tahun ini. Infeksi itu ditemukan pada seorang pria dewasa di Massachusetts yang baru saja bepergian ke Kanada. Baca Juga: Lebih lanjut dilansir dari Reuters, monkeypox atau cacar monyet adalah virus yang menyebabkan gejala demam serta ruam bergelombang yang khas. Penyakit ini terbagi dua yaitu jenis Kongo dengan tingkat kematian hingga 10% serta jenis Afrika Barat, yang memiliki tingkat kematian lebih dari 1% kasus. "Secara historis, ada sangat sedikit kasus yang diekspor. Itu hanya terjadi delapan kali di masa lalu sebelum tahun ini," kata Jimmy Whitworth, seorang profesor kesehatan masyarakat internasional di London School of Hygiene and Tropical Medicine. Dia mengatakan kasus ini sangat tidak biasa. Sementara, Portugal telah mencatat lima kasus yang dikonfirmasi, dan Spanyol sedang menguji 23 kasus potensial. Tidak ada negara yang melaporkan kasus sebelumnya. Sementara itu, Virus cacar monyet menyebar melalui kontak dekat, baik dalam limpahan dari inang hewan dan, lebih jarang, di antara manusia. Cacar ini pertama kali ditemukan pada monyet pada tahun 1958, karena itulah disebut dengan cacar monyet, meskipun hewan pengerat sekarang dipandang sebagai sumber utama penularan. Penularan kali ini membingungkan para ahli, karena sejumlah kasus di Inggris - sembilan pada 18 Mei - tidak diketahui saling berhubungan. Hanya kasus pertama yang dilaporkan pada 6 Mei baru-baru ini bepergian ke Nigeria.

Editor: Fikri Rahmat

Tags

Terkini

X