• Minggu, 3 Juli 2022

Baru Tahu! Sholat Subuh Jam 9 Pagi Boleh Jika Terjadi Hal Ini, Berikut penjelasan Ustadz Adi Hidayat

- Minggu, 19 Juni 2022 | 21:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat

BAACA.ID - Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya menjelaskan bahwa melaksanakan sholat subuh jam 9 pagi diperbolehkan jika terjadi dalam kondisi tertentu.

Seperti diketahui bahwa waktu sah sholat subuh adalah ketika fajar (shadiq) telah terbit sampai sebelum matahari terbit.

Namun dalam kondisi tertentu, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa seseorang boleh melaksanakan sholat subuh jam 9 pagi.

Baca Juga: Ini Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 33 2022

Sebagaimana diberitakan portaljember.pikiran-rakyat.com yang berjudul "Ternyata Sholat Subuh Jam 9 Pagi Boleh jika Terjadi Hal Ini, Ustadz Adi Hidayat: Mendapatkan Pahala".

Lalu kondisi apa yang menyebabkan sholat subuh boleh dikerjakan jam 9 pagi menurut Ustadz Adi Hidayat?

Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasannya berikut yang dilansir PortalJember.com dari tayangan kanal YouTube Islamic Channel pada 17 Februari 2022.

Baca Juga: Ria Ricis Diterpa Isu Orang Ketiga, Sosok Wanita Ini Jadi Sorotan Karena Pernah Dekat Teuku Ryan

Biasanya, waktu terbitnya matahari di Indonesia adalah berkisar dari jam 5 sampai setengah 6 pagi tergantung wilayah masing-masing.

Saat matahari telah terbit, maka waktu sholat subuh telah habis dan seseorang diharamkan untuk melaksanakan sholat tersebut.

Namun jika ada kondisi tertentu, seseorang ternyata diperbolehkan melaksanakan sholat subuh di jam 9 pagi.

Baca Juga: Cara Cek Dana KJP Plus Juni 2022 untuk Siswa DKI Jakarta


Kondisi tertentu yang dimaksud tersebut adalah jika seseorang tidak sengaja ketiduran atau lupa sehingga terlewat waktu sholat subuhnya.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, seseorang yang ketiduran atau lupa, maka ia harus melaksanakan sholat subuh yang ditinggalkan ketika sudah bangun atau sudah ingat saat itu juga.

"Hukum ibadah saat lupa terletak pada ingatnya. Misal, sama seperti orang tidur. Anda ketiduran misalnya, ya, tidur bangun-bangun misalnya jam 9, (sholat) subuh belum dikerjakan. Maka saat bangun jam 9 itulah waktu sholat subuhnya. Jelas ya?" urai Ustadz Adi Hidayat.

Baca Juga: Denny Darko Terawang Nasib Doddy Sudrajat: Menua di Penjara Karena Egonya

"Sama lupa. (Misalnya) saya lupa nih belum sholat. Qadarullah, saya sekarang baru ingat. Maka sekarang tunaikan sholatnya. Jadi waktu sholat bagi orang yang lupa adalah saat waktu ingatnya," lanjut Ustadz Adi Hidayat.

Bahkan misalnya jika kelupaan belum sholat subuh lalu baru ingat saat hampir maghrib, maka tetaplah melaksanakan sholat subuh di waktu itu juga.

Hal tersebut merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang tidak sengaja meninggalkan sholat fardhu karena alasan tertentu.

Baca Juga: MATRADE Siap Kolaborasi dengan Indonesia untuk Kemajuan Bersama

Hal itu juga merupakan jalan seseorang untuk kembali mendapatkan pahalanya dari sholat yang tak sengaja tertinggal.

"Jadi bagaimana Allah memberikan pada lisannya, jalan untuk kembali mendapatkan pahalanya. Saking sayangnya Allah kepada orang ini," kata Ustadz Adi Hidayat.***(Woro Auliadana Balkis/PortalJember.com).

Editor: Zairini Fajrin

Sumber: portaljember.pikiran-rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Makanan Tinggi Antioksidan Pencegah Kanker

Kamis, 30 Juni 2022 | 05:00 WIB

Seputar Teknologi: Spesifikasi Vivo Y91 Lengkap!

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:49 WIB

Antidepresan: Kegunaan, Jenis, Efek Samping, dll

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:40 WIB

3 Cara Mengetahui Handphone Disadap Lengkap

Selasa, 28 Juni 2022 | 01:25 WIB
X