• Kamis, 11 Agustus 2022

Inovasi Machine Learning Mahasiswa UPER Dukung Digitalisasi Industri Migas

- Selasa, 28 Juni 2022 | 17:55 WIB
Kegiatan Praktikum di Laboratorium Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER), 2022. (Universitas Pertamina (UPER))
Kegiatan Praktikum di Laboratorium Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER), 2022. (Universitas Pertamina (UPER))

BAACA.ID - Dalam laporan ‘The AI Dossier’ Tahun 2021, Deloitte mengungkapkan tak kurang dari 50 persen perusahaan minyak dan gas bumi (migas) berencana meningkatkan investasi di bidang analitik, AI/Machine Learning (ML), otomatisasi, IoT, dan cloud.

Dalam laporan yang sama, disebutkan sebanyak 44 persen perusahaan energi menyatakan dalam lima tahun ke depan, AI/Machine Learning (ML) menjadi sangat penting bagi mereka.

Baca Juga: 8 Tanda yang Menunjukkan Penyakit Asma Semakin Parah

Melihat besarnya potensi digitalisasi di industri migas, dua mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER), mengajukan gagasan penggunaan machine learning untuk melakukan prediksi cadangan migas (Estimated Ultimate Recovery/EUR) di lapangan batuan shale. Kedua mahasiswa tersebut adalah Mochammad Naufal Septifiandi dan Firman Cahya Putra Adistia.

“Perhitungan EUR di lapangan shale dilakukan dengan metode numerik yang melibatkan berbagai persamaan matematis rumit. Ditambah, kondisi lapangan shale yang memiliki nilai permeabilitas dan porositas yang rendah, membuat proses perhitungan EURnya menjadi sangat kompleks. Dengan penggunaan machine learning pada inovasi kami, perhitungan prediksi cadangan migas di lapangan shale menjadi lebih cepat dan efisien,” pungkas Naufal dalam wawancara daring, Senin (27/06/2022).

Mock-up Website 'Estimated Ultimate Recovery (EUR) Prediction WebApp' Karya Mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER), 2022. (Universitas Pertamina)

Inovasi yang dinilai dapat berkontribusi pada perkembangan industri migas ini, meraih juara pertama untuk kategori Paper and Poster Competition pada kompetisi internasional bergengsi di bidang energi dan teknologi ‘Integrated Petroleum Engineering Festival (IPFEST) 2022’.

Baca Juga: Jokowi Menuju Ukraina Pakai Kereta Api, Tempuh 12 Jam dari Polandia

Tak berhenti pada efisiensi melalui penggunaan machine learning, Naufal dan Firman melakukan peningkatan pada inovasi tersebut dengan menghadirkan website untuk memfasilitasi seluruh proses prediksi. Meskipun dinilai lebih efisien, proses penghitungan dengan machine learning bagi sebagian orang masih cenderung rumit karena membutuhkan pengetahuan pemrograman, matematika, hingga statistika.

Halaman:

Editor: Fikri Rahmat Utama

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X