• Kamis, 29 September 2022

Google dan Meta Dapat Denda dari Korsel Gegara Data Pribadi

- Sabtu, 17 September 2022 | 16:49 WIB
Google dan Meta Dapat Denda dari Korsel Gegara Data Pribadi (Ilustrasi/Pixabay/firmbee)
Google dan Meta Dapat Denda dari Korsel Gegara Data Pribadi (Ilustrasi/Pixabay/firmbee)

BAACA.ID- Google dan Meta kena sanksi Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan (PIPC). Kedua raksasa teknologi ini harus membayar denda gabungan sebesar 100 miliar won atau kisaran Rp 1 triliun.

Berdasarkan laporan Yonhap, denda yang diberikan PPiC lantaran Google dan Meta dianggap mengumpulkan informasi pribadi tanpa persetujuan pengguna dan menggunakannya untuk iklan online yang dipersonalisasi dan tujuan lainnya.

Dalam rapat umum, komisi menyetujui denda masing-masing sebesar 69,2 miliar won untuk Google dan 30,8 miliar won untuk Meta, dalam hukuman pertama komisi yang diberikan atas pengumpulan data iklan yang dipersonalisasi.

Baca Juga: ASUS Zenbook Space Edition Resmi Dirilis

PIPC juga memerintahkan agar Google dan Meta menginformasikan pengguna mereka dengan jelas dan sederhana, serta mendapatkan persetujuan pengguna, jika mereka ingin mengumpulkan atau menggunakan data perilaku pengguna di situs web atau aplikasi di luar platform mereka sendiri.

Pengawas mengatakan penyelidikannya mengkonfirmasi bahwa Google dan Meta tidak memberi tahu dengan jelas atau mendapat persetujuan sebelumnya dari pengguna ketika mereka mengumpulkan atau menganalisis data tersebut untuk memperkirakan minat pribadi mereka dan menggunakan informasi itu untuk menyediakan iklan yang dipersonalisasi.

Google telah meminta pengguna Korea Selatan memberikan persetujuan mereka tanpa sepengetahuan untuk pengumpulan data tersebut dengan pengaturan default setidaknya sejak 2016. Sementara Meta, belum memberi tahu atau mendapat persetujuan dari pengguna sejak 2018, menurut pengawas.

Baca Juga: Bulan Depan The Sims Bisa Dimainkan Secara Gratis

Imbasnya, lebih dari 82 persen pengguna Google dan lebih dari 98 persen pengguna Meta di Korea Selatan memiliki data perilaku pengguna mereka di platform di luar Google dan Meta terpapar pada pengumpulan data ilegal mereka, kata PIPC.

Halaman:

Editor: Zairini Fajrin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Macam-macam Kapal Fiber dan Keunggulannya

Rabu, 28 September 2022 | 13:00 WIB

Ini Penjelasan Lengkap Tentang KIP Kuliah

Rabu, 28 September 2022 | 03:10 WIB

Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Selasa, 27 September 2022 | 20:54 WIB

Ini Cara Ubah Video TikTok Jadi Format Lagu atau MP3

Sabtu, 24 September 2022 | 22:14 WIB

5 Cara Memotong Lagu di Kinemaster

Sabtu, 24 September 2022 | 14:45 WIB

6 Game Strategi Android Terbaik Online dan Offline

Sabtu, 24 September 2022 | 14:39 WIB

5 Cara Memperluas Sinyal Wifi Indihome

Sabtu, 24 September 2022 | 14:35 WIB

7 Cara Mengundang Komentar di Instagram

Sabtu, 24 September 2022 | 14:29 WIB

Download Video Twitter di PC, Android, dan iOS 2022

Jumat, 23 September 2022 | 21:50 WIB

Cara Membuat Garis di Ms Word dengan Baik dan Benar

Jumat, 23 September 2022 | 21:46 WIB

Oppo A74 5G : Spesifikasi, Keunggulan dan Kekurangan

Jumat, 23 September 2022 | 21:43 WIB
X