• Kamis, 8 Desember 2022

Mahfud MD Sebut Polisi Sudah Minta Arema vs Persebaya Main Sore Namun Ditolak Panpel

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:42 WIB
Foto: Detik-detik Polisi mengamankan suporter Arema FC akibat rusuh di derby jatim Arema vs Persebaya pada Sabtu (01/10/2022)  (Dok. Istimewa)
Foto: Detik-detik Polisi mengamankan suporter Arema FC akibat rusuh di derby jatim Arema vs Persebaya pada Sabtu (01/10/2022) (Dok. Istimewa)

BAACA.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan kepolisian awalnya sudah meminta pelaksanaan pertandingan Arema FC vs Persebaya dilakukan sore hari namun usul ini ditolak panitia pelaksana.

“Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000,” katanya.

Waktu pelaksanaan malam hari ini disebut menjadi salah satu faktor kerusuhan tidak bisa dikendalikan karena banyaknya jumlah penonton yang hadir sehingga aparat kewalahan dalam melakukan pengamanan.

Baca Juga: IPW Desak Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta untuk Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Mahfud MD sendiri mengatakan pemerintah sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi karena tercatat telah menewaskan hampir 200 orang.

“Pemerintah akan menangani tragedi Kanjuruhan ini dengan baik. Kepada keluarga korban kami menyampaikan belasungkawa,” katanya.

Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta terkait persoalan itu.

Baca Juga: 3 Keponakannnya Meninggal di Kanjuruhan, Netizen Ini Sebut Penembak Gas Air Mata yang Bertanggung Jawab

Ia juga berharap agar keluarga korban bersabar dan terus berkoordinasi dengan aparat dan petugas pemerintah di lapangan.

Halaman:

Editor: Fikri Rahmat Utama

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X